Merawat Luka Abses pada Kucing


Kucingku, Bul-Bul pernah ngalamin luka sejenis bisul yang akhirnya pecah. Apa nama luka itu, bagaimana gejalanya? apa penyebabnya dan gimana cara ngatasinnya? Simak penjelasan berikut ini
Sebelum itu yuk support chanel ini dengan subscribe dan hidupkan notifikasinya supaya kamu ga ketinggalan video seru lainnya. like dan share kalo suka sama videonya. Yuk langsung ke tkp
Apakah kucing kamu keliatan lesu, ga nafsu makan, suhu badannya meninggi dan ga mau dielus? Coba perhatikan deh apa terus muncul daerah kulit yang menipis, dan mulai muncul benjolan dengan warna yang berbeda dengan warna kulit di sekitarnya? Kamu mungkin berpikir bahwa itu adalah bisul?. Well, itulah cara orang awam seperti aku juga waktu itu menyebut abses. Ya, luka itu disebut abses. Nantinya benjolan itu membesar lalu pecah dan bernanah.

Jadi apa sebenarnya abses? Abses adalah benjolan atau pembengkakan di bawah kulit yang menyebabkan rasa sakit. Apa penyebabnya? Penyebabnya bisa karena luka tusuk karena gigitan kucing lain ketika berkelahi, tertusuk benda tajam seperti kawat, atau adanya benda asing di bawah kulit seperti peluru senapan angin, patahan gigi kucing lain yang menggigitnya, serpihan kaca atau kawat yang tertinggal di bawah kulit.

Dulu, kucingku Bul-bul juga ngalamin itu. Jadi ini adalah cerita pengalamanku ngerawat luka abses Bulbul.

Bulbul ketauan sakit pas aku coba ngelus-ngelus bagian leher bawah dagunya tapi terus dia berontak, padahal sebelumnya ga gitu. Karena lukanya yang ada di leher bawah dagu, aku jadi ga ngeliat ada perubahan apapun sampai kerasa ada benjolan di situ. Pas tau ada benjolan itu, aku langsung cari tau sebenarnya apa itu dan akhirnya barulah nemuin tentang abses. Beberapa hari benjol kayak gitu aku bersihin lukanya itu pake kapas yang dibasuh dalam air hangat terus aku tetesin propolis di lukanya dua kali sehari pagi sama sore, iya aku emang percaya propolis bisa nyembuhin apapun waktu itu.
Nah, setelah beberapa hari ternyata abses itu pecah dan ngeluarin nanah sama darah. Setelah itu, perawatan yang aku lakuin setiap hari adalah aku bersihin lukanya dengan kapas yang dibasuh dalam air hangat. Abis itu, aku kompres lukanya pake kapas yang dikasih revanol. Bulbul termasuk kucing yang ga suka dipegang, makanya agak susah untuk ngerawat lukanya ditambah lagi lukanya di bagian bawah dagu jadi ngompresnya agak repot karena dia ga mau diperban, aku harus terus megangin kapasnya itu. Aku kompres beberapa kali dalam sehari lukanya kurang lebih 2 menit-an tiap kali kompres. Sebenarnya ga harus rivanol sih, larutan antiseptic apapun juga bisa kayak larutan betadine misalnya atau bikin sendiri kayak daun sirih direndam air hangat. Selain itu untuk mempercepat lukanya nutup, aku juga kasih amoxicillin yang ditumbuk terus aku peperin di lukanya tapi itu dikit banget (setengah kuku jari kelingking) dan ga lama paling cuma dalam 3 hari sejak abses pecah, sehari sekali aja ngasihnya. Alhamdulillah setelah beberapa hari lukanya itu berangsur-angsur nutup. Oh iya, jangan lupa selalu pake sarung tangan waktu ngerawat luka itu dan cuci tangan setelahnya supaya kesehatan kita juga bisa tetap terjaga.

Kamu juga punya pengalaman ngerawat atau nyembuhin luka kucing atau abses? ngobrol yuk di kolom komentar. Well sampai di sini dulu videonya ya Kita ketemu lagi di video berikutnya, bye.

Comments

Popular Posts